Komitmen Laskar Santri Nusantara Dalam Menumbuhkan Jiwa Mandiri Organisasi Dan Anggota

DKW  Laskar Santri Nusantara Jawa Tengah menyelanggarakan Konsolidasi Wilayah pada Sabtu-Minggu, 09-10 September 2017 dengan mengangkat tema “Penguatan Struktur serta Menumbuhkan Jiwa Mandiri Organisasi dan Anggota”. Dalam kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren Al Huda Petak, Susukan, Kab Semarang tersebut  menitik beratkan pada substansi tema  yaitu Pemberdayaan Organisasi dan Anggota.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Umum DKN Laskar Santri Nusantara (LSN) Didik setiawan, KH. M. Maghfur Pengasuh Pondok Pesantren dan Tokoh Masyarakat ini merupakan ajang silaturrahmi untuk mengokohkan loyalitas dan soliditas antara Pengurus DKW LSN Jateng dan DKC LSN se Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini Didik menyampaikan betapa pentingnya seorang Santri dan alumni memperluas wawasan dalam hal kewirausahaan. Seorang santri harus menjadi agen of change baik dalam pendidikan, politik dan ekonomi. Santri harus berani keluar dari zona nyaman untuk tidak hanya sebatas menjadi pegawai aparatur Negara dan karyawan swasta, tetapi harus berani menjadi seorang wirasuahawan sukses. kata Didik, Para santri dan alumni harus mampu menjadi counter attack tindakan radikal dari kelompok garis keras, serta sebagai agen perdamaian dengan mengkampanyekan pesan-pesan damai di masyarakat.

Ketua umum LSN sahabat Didik Setiawan dan Tim Wirausaha Santri LSN  juga memberikan pelatihan langsung ke anggota dan pengurus dengan bukti memberikan peralatan kewirausahaan dan melatih packaging yang sebelumnya produk di bungkus alakadarnya menjadi packaging dengan teknologi yang modern dan kreatif.

Maka dari itu dalam kesempatan ini, Ketum LSN juga menyerahkan beberapa Mesin Siller dan Packaging kepada masing-masing Region DKC LSN se Jateng. Dalam penyerahan mesin ini Ketua Umum LSN berharap seorang Santri harus mandiri, cerdas, kreatif dan menumbuhkan jiwa wirausaha untuk masa depan yang lebih baik, kemakmuran masyarakat, untuk Bangsa Indonesia yang kuat secara ekonomi, kemakmuran yang merata serta menanggulangi kemisikinan dan pengangguran.

Dalam kesempatan yang sama KH. Maghfur selaku Pengasuh PonPes Al Huda juga mengapresiasi yang tinggi atas diselenggarakannya kegiatan ini di kompleks ponpes AL Huda. Sehingga diharapkan para santri-santri ponpes mendapatkan ilmu yang manfaat dan bisa mengimplementasikan di lingkungan masing-masing ketika sudah menjadi alumni dan tidak di pesantren lagi.

 

Lainnya

Pesan Habib Yahya Assegaf Kepada Laskar Santri Nusantara

Telah Dibaca: 579 Pengurus DKN Laskar Santri Nusantara bershilaturrahim dan meminta nasehat kepada para Ulama ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *