Semangat LSN dalam Meneladani Para Pahlawan Bangsa

Rombongan Pengurus DKN Laskar Santri Nusantara berziarah ke Komplek Makam Pondok Pesantren Tebuireng Jombang pada tanggal 02 Februari 2017, di kompleks pemakaman tersebut terdapat makam pendiri NU dan juga pendiri Pondok Pesantren Tebuireng K.H. Hasyim Asy’ari, mantan Menteri Agama  yang  juga salah satu anggota BPUPKI yaitu K.H. Wahid Hasyim, mantan Ketua Umum PBNU yang juga Presiden RI ke-empat K.H. Abdurrahman Wahid dan juga keluarga-keluarga dari Pondok Pesantren Tebuireng. Beliau-beliau adalah pahlawan Nasional dan juga pendiri bangsa.

Menurut Ketua Umum DKN Laskar Santri Nusantara, sahabat Didik Setiawan “Tujuan kita melakukan perjalanan spiritual ini adalah untuk mengingat kembali bagaimana perjuangan para kyai-kyai dalam menyiarkan agama Islam lewat Pondok Pesantren dan juga bagaimana memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena perjuangan kyai-kyai termasuk penentu kemerdekaan negara kita”.

“Saya berharap santri-santri  Nusantara bisa mengambil nilai-nilai yang ada pada diri tokoh-tokoh yang dimakamkan di pemakaman Tebuireng”, imbuh Sekretaris Jenderal DKN LSN.  Para tokoh yang lahir dari Tebuireng mengajarkan beberapa nilai kepada kita sebagai santri. Yang pertama adalah keikhlasan, sifat ini diajarkan langsung oleh para tokoh-tokoh Tebuireng dengan memberikan contoh berupa perbuatan nyata.

Yang kedua adalah sifat patriotik atau jiwa kepahlawanan. Sifat ini dibutkikan dengan munculnya nama-nama dari Tebuireng sebagai Pahlawan Nasional. Jiwa patriotik selalu ditanamkan sehingga bisa terkonsolidirnya para santri di pulau Jawa untuk ikut berjuang dalam  resolusi jihad NU. Itulah bentuk nyata jiwa Patriotik yang selalu ditanamkan oleh K.H. Hasyim Asy’ari yang dimakamkan di Komplek Pemakaman Tebuireng.

“Sebagai santri kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai yang diajarkan oleh para pendahulu kita, karena pendahulu kita yang ada di Tebuireng telah memberi suri tauladan yang sangat bermanfaat dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara kita tercinta. Saya menghimbau kepada kaum santri menjadi garda terdepan untuk menjaga marwah kyai-kyai dari serangan pihak luar”, pungkas Didik Setiawan.

Alan Amani

Pengurus DKN Laskar Santri Nusantara

Lainnya

Ketua Laskar Santri Nusantara menghimbau : Pemerintah harus antisipasi efek kebencian Kasus Rohingya meluas ke Indonesia.

Telah Dibaca: 218 Hampir 18.445 muslim Rohingya telah melarikan diri dari wilayah Rakhine yang dilanda ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *