9 Maret 2016 Gerhana Matahari Total

laskarsantrinusantara.com—Sahabat santri, tahukah kalian apa itu gerhana matahari? Gerhana Matahari Total (GMT) adalah fenomena alam yang terjadi 33 tahun sekali di Indonesia, karena tertutupnya permukaan matahari oleh bulan sedikit demi sedikit sehingga menyebabkan ukuran permukaan matahari terlihat kecil. Berdasarkan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF-PBNU), bahwa Gerhana Matahari Total di prediksi pada tanggal 09 Maret 2016 bertepatan 29 Jumadil Ula 1437 H.

Berdasarkan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF-PBNU) Gerhana Matahari Total akan terjadi dibeberapa wilayah Indonesia dimulai dari bagian barat sampai bagian timur. Pada waktu Indonesia Barat (WIB) Gerhana Matahari Total akan terjadi di jangka waktu berikut: Fase pertama diawali dengan munculnya gerhana matahari sebagian, diperkirakan pukul 06:20:58 WIB. Kemudian selang 1 jam 2 menit sekitar pukul 07:22:14 WIB, matahari mulai bergerak menutupi bulan dan proses ini dinamakan awal Gerhana Matahari Total (GMT).

112

Tak lama untuk menunggu puncak dari fenomena itu tiba, hanya selang waktu 2-3 menit sahabat santri sudah bisa melihat fenomena alam yang hanya terjadi dalam kurun waktu 33 tahun sekali. Inilah fase puncak yang dinamakan Gerhana Matahari Total, dan sahabat bisa melihatnya sekitar pukul 07:23:16 WIB. Gerhana Matahari Total berakhir pukul 07:24:18 WIB. Dan sekitar pukul 08:34:21 akhir dari Gerhana Matahari Sebagian.

Gerhana Matahari Total (GMT) ini akan melewati wilayah di Indonesia antara lain Palembang (Sumatra Selatan), Bangka Belitung, Sampit dan Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk, (Sulawesi Tengah) Ternate, dan Halmahera (Maluku Utara). Sedangkan wilayah Indonesia lainnya seperti; Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Padang, Manado, dan Ambon akan menikmati Fenomena Gerhana Matahari Sebagian.

LF-PBNU juga mengajak seluruh masyarakat khususnya kaum muslimin dan muslimat, untuk memanfaatkan Peristiwa yang sangat langka dan istimewa ini perlu kita sambut dengan kegiatan seperti pengamatan, sholat gerhana, dzikir, kegiatan sosial dan kegiatan kefalakiyahan lainnya. Dan dihimbau juga kepada seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan pelindung mata khusus (kacamata matahari) pada saat proses terjadinya Gerhana Matahari guna melindungi mata dari pancaran sinar matahari. (Rina Yusrina)

 

 

Lainnya

Laskar Santri Nusantara mengajak Pencegahan Radikalisme pada Anak

Telah Dibaca: 157 Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Laskar Santri Nusantara mengadakan Halaqoh Pencegahan anak dari ...

2 Komentar

  1. Vielen Dank für den tollen Kommentar. Besonders gut gefällt mir, auch Mini-Erfolge zu feiern. Da bin ich ganz bei Dir. Das sollte man unbedingt machen. Ãœberhaupt sollten wir uns alle viel häufiger mal auf die eigene Schulter klopfen. Oftmals entstehen im Netz unglaublich tolle Dinge, die müssen gar nicht immer etwas mit Geld zu tun haben. Jeder Schritt, den wir vorangehen, ist &#1e80;b2lohnenswertࢴ.

  2. I just want to tell you that I’m beginner to blogging and definitely liked this web-site. Probably I’m planning to bookmark your site . You really come with excellent well written articles. Kudos for sharing your website page.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *